Friday, March 8, 2013

Cewek Sombong

Yeaah.. hari ini hari kelulusanku. Aku melangkah pergi sambil menenteng ijazahku dengan penuh percaya diri. Tersenyum sedikit pada mereka yang selalu mencoba memanfaatkanku. Yaa sudahlah. Besok sudah pasti jadi hari yang istimewa bagiku. Menjalani hidup tanpa perlu berpura-pura aku baik-baik saja seperti aku menghabiskan waktu 3 tahun di SMP ini. Aku Inka, 15 tahun. Dan aku dikenal sombong diantara teman-temanku. Hey.. bukan berarti karena aku dikenal sombong lantas aku ga punya sahabat sama sekali. Aku punya 3 sahabat, Mery, Dina, Cyntia dan mereka ga sekolah disini. Kenapa aku bisa sekolah disini ? Kenapa aku harus menjauh dari kehidupanku yang ceria dan menghabiskan 3 tahun disini ? Terlalu banyak keluhanku untuk menyalahkan papa yang memaksaku untuk masuk sekolah favorit ini. Hanya karena mereka pikir aku pintar ? Oh.. tentu saja aku bisa cari gara-gara dengan mudah. Papa ? Papa hanya geleng-geleng kepala melihatku berulah dengan Guru karena nilaiku selalu diatas rata-rata anak sekolah ini. Yaa, aku si juara umum. Inka, cewek sombong yang jarang mau bicara dengan mereka. Inka, yang jarang mau bergabung dan berbagi cerita. Begitu juga dengan Guru-Guru yang selalu aku "skak-mat" dengan pertanyaan yang aku anggap lucu. Well, aku sengaja bertingkah menjadi cewek sombong.


***

Ini hari pertamaku masuk SMA. Mery dan Dina melanjutkan SMA di luar kota. Aku dan Cyntia kini 1 sekolah, 1 kelas, dan 1 bangku. Bukankah itu sesuatu yang sangat aku harapkan dari dulu ??? 

Hari yang cerah dengan tawa yang ceria membuatku tak bisa berhenti untuk senyum bahagia.

Cuma aku

"Kamu pernah nyadar ga kalo aku ini beda dengan kalian disini ?" Arga tersenyum seakan-akan ini cuma becanda. Aku membuka topiku dan menunjukkan tanduk kecil di kepalaku. "Kamu apa-apaan pake bando tanduk gitu ? Hallowen masih lama, Inka.." Cubitan kecil mendarat di pipiku. Aku merasakan hangat di pipiku mengalir hingga ke hatiku. Ah.. apa lagi yang terjadi pada diriku ???